Banjir bandang menerjang daerah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut pada Rabu (21/9/2016) pukul 01.00 WIB. Hal ini disebabkan meluapnya Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri secara cepat menyebabkan banjir bandang hingga ketinggian 1-2 meter.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Garut terdapat 17 orang meninggal, satu orang hilang, empat orang luka berat, 26 orang luka ringan dan ratusan mengungsi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers Rabu kemarin siang, menyebutkan bahwa banjir bandang menerjang tujuh kecamatan yaitu Kec. Bayongbong, Garut Kota, Banyu Resmi, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karang Pawitan dan Samarang, Kabupaten Garut,

Ia menambahkan Tim SAR Gabungan dari Basarnas, BNPB, BPBD Kab. Garut, BPBD Prov Jawa Barat, TNI, POLRI, Dinas PU, Tagana, Senkom Polri, NGO dan relawan dari berbagai Ormas dan Lembaga Islam ikut melakukan evakuasi korban. Posko darurat, dapur umum, dan posko kesehatan telah didirikan. Sementara dampak kerusakan rumah dan bangunan masih dalam pendataan.

(Arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: