Perkembangan infrastruktur sipil di Makkah kini berkembang pesat. Dengan tiga proyek pembangunan, Makkah akan memiliki tampilan baru yang lebih menakjubkan.

Proyek pertama berfokus pada pengembangan permukiman kumuh di sana, yaitu Al-Nakkasa dan Al-Kadwa. Proyek akan selesai dengan 14 tahap. Pada tahap kelima, properti akan digusur dari Al-Nakkasa. Hal ini sebagaimana diungkapkan Jalal bin Abdul Jalil Kaaki, juru bicara resmi otoritas pengembangan wilayah Mekah.

Dia menjelaskan, proyek ini bertujuan untuk membangun kembali lingkungan perkotaan yang memiliki banyak fasilitas, seperti perumahan, transportasi, fasilitas layanan publik dan sosial, faktor ekonomi, dan hiburan.

Adapun proyek kedua yang sedang berlangsung, yaitu pembangun Jalan Raja Abdul Aziz yang panjangnya lebih dari 3 kilometer dan lebih dari 3.600 properti telah dihilangkan untuk pembangunannya. Jalan ini dapat menampung lebih dari 60 persen jamaah yang datang ke Makkah. Hal ini akan meringankan tekanan kendaraan di daerah Al-Haram.

Perusahaan menambahkan, mereka juga akan memberikan berbagai alat transportasi untuk pengunjung termasuk jaringan bus dan metro Makkah, yang akan bermanfaat bagi sekitar 5 juta orang setiap tahunnya.

https://internasional.republika.co.id

%d blogger menyukai ini: