Petugas kepolisian setempat menyatakan, sebagaimana yang dilansir oleh Anadolu Agency, bahwa dua warga Muslim Rohingya dilaporkan tewas beberapa jam setelah ditangkap militer Myanmar pada Rabu kemarin di wilayah Rakhine, Arakan. Belasan pemuda Muslim ditangkap pada hari itu sebagai bagian dari kampanye militer di wilayah mayoritas Muslim tersebut.

Petugas kepolisian setempat mengklaim bahwa kondisi kesehatan dua orang tersebut dalam keadaan buruk ketika tentara menangkapnya.

Ia menambahkah, mereka meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Terkait hal ini, kelompok advokasi Rohingya prihatin atas sikap militer dan polisi Myanmar yang melakukan tindak kekerasan di wilayah Muslim tersebut.

Bahkan, pihak militer dan polisi Myanmar tanpa pandang bulu membunuh warga Muslim Rohingya, membakar dan menjarah rumah-rumah dan desa mereka, dengan dalih mencari penyerang.

 

KIBLAT.NET |

%d blogger menyukai ini: