Presiden Aksi Cepat Tanggap atau ACT Ibnu khajar mengatakan bahwa Palestina, Suriah dan beberapa daerah-daerah yang lainnya saat ini sedang menghadapi musim dingin. Menurut Ibnu kondisi musim dingin saat ini cukup mengerikan, mengingat para pengungsi belum memiliki persiapan yang cukup. Ibnu Khajar mengatakan banyak pengungsi yang meninggal karena kelaparan dan kedinginan. Hal ini diungkapkan Ibnu kepada media selasa kemarin.

Ibnu memaparkan, relawan ACT Fauzi Baadilah beberapa waktu lalu berkesempatan menyeberang ke Idlib untuk melihat langsung kondisi pengungsi yang ada di sana. Ia menjelaskan bahwa kondisi di Suriah sudah sangat mengenaskan, bahwa suhu di sana sampai minus lima hingga minus sepuluh derajat.

Ibnu Khajar juga mengatakan bahwa beberapa anak sudah tidak punya kaos kaki, beberapa anak juga sudah tidak punya pakaian hangat. Ibnu mengungkapkan bahwa mereka bukan hanya jauh dari akses pangan dan akses kesehatan. Akan tetapi, yang lebih miris yaitu, karena mereka tidak siap menghadapi musim dingin karena mereka tidak memiliki fasilitas sama sekali.

Terakhir, ia menekankan bahwa ACT tidak masuk pada ranah politik ketika mengurus pengungsi dari daerah konflik. Menurutnya, ACT fokus pada membantu pengungsi. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: