Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan pemerintahnya membebaskan tiga tokoh Taliban. Hal itu dilakukan agar kelompok itu membebaskan profesor Amerika Serikat dan Australia yang mereka culik pada 2016 lalu.

Dalam siaran pers yang ditayangkan televisi, Ghani mengatakan hal itu keputusan yang sulit ia ambil. Tetapi ia merasa harus mengambil keputusan yang sesuai dengan kepentingan rakyat Afghanistan.

Ghani mengatakan tiga anggota Taliban yang memiliki jaringan dengan Haqqani tersebut terdiri dari Anas Haqqani, Haji Mali Khan, dan Hafiz Rashid. Ia menambahkan mereka akan dibebaskan ‘dalam syarat untuk ditukar’ dengan dua profesor.

Ia tidak menjelaskannya lebih lanjut atau mengatakan kapan dan di mana mereka dibebaskan. Kevin King dan profesor asal Australia yang identifikasi sebagai Timothy Weeks diculik Taliban di luar American University di Kabul pada 2016 lalu.

Satu tahun kemudian Taliban merilis dua video yang menunjukkan dua orang tersebut. Dalam video yang dirilis pada 2017 Januari menunjukkan kedua pucat dan kurus. Di video kedua King dan Weekes terlihat lebih sehat.

Dalam video tersebut Taliban menetapkan tenggat waktu pembebasan mereka 16 Juni tahun itu. Kedua tahanan itu mengatakan mereka telah diperlakukan Taliban dengan baik.

Namun, mereka tetap tahanan dan meminta pemerintah mereka untuk segera membebaskan mereka.

https://internasional.republika.co.id

%d blogger menyukai ini: