Kementerian Pendidikan Tinggi di Gaza mengumumkan, enam siswanya meninggal syahid dan 15 gedung kuliah rusak parah akibat agresi Israel di Jalur Gaza. Hal ini sebagaimana dilansir Pusat Informasi Palestina, Kamis kemarin.

Dilaporkan, 15 sekolah rusak akibat agresi, termasuk dinding sekolah dan keretakan ruang kelas serta pintu dan jendela akibat pecahan batu dan peluru zionis ke ruang kelas dan halaman sekolah.

Kementerian menunjukkan, ratusan anak menderita kepanikan dan ketakutan akibat penembakan biadab yang menargetkan rumah-rumah warga yang seharusnya dilindungi secara aman.

Dia menekankan, tentara Israel menargetkan anak-anak dan lembaga pendidikan dalam seranganya, yang merupakan pelanggaran serius terhadap konvensi dan norma internasional. Kementerian menyerukan semua lembaga internasional untuk bertanggung jawab dan menuntut para pemimpin Zionis atas kejahatan mereka terhadap kemanusiaan. (suaraislam.id/admin)

%d blogger menyukai ini: