Jalur Gaza dilaporkan telah mengalami kondisi yang terus memburuk dalam beberapa tahun terakhir. Warga Gaza harus berjuang melawan blokade dan pencemaran lingkungan yang bisa merugikan kesehatan.

Menurut laporan MINA pada Sabtu (08/07/2017) yang lalu, 100 ribu meter kubik limbah mentah dibuang ke laut sekitar Gaza setiap harinya.Di samping itu, Gaza juga telah menderita kekurangan listrik kronis sejak satu-satunya pembangkit listriknya dibom oleh Israel pada tahun 2006.

Hasil dari kondisi itu, antara lain sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari di Gaza. Tidak ada daya listrik yang cukup untuk menjalankan fasilitas pengolahan limbah di wilayah ini. Mesin desalinasi yang menyediakan air minum di Gaza, juga beroperasi pada kapasitas yang berkurang secara signifikan.

Warga setempat, Hiba Al-Ashi, harus menjaga jendela apartemennya agar tetap tertutup. Ini adalah satu-satunya cara untuk menghindari bau busuk dari laut yang tercemar.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: