Taliban mengutus delegasi ke Pakistan untuk membicarakan prospek perdamaian Afghanistan setelah pembicaraan antara mereka dan Amerika Serikat terhenti. Juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengungkapkan delegasi tersebut dipimpin Mullah Abdul Ghani Baradar, salah satu pendiri Taliban.

Seorang pejabat Taliban yang enggan dipublikasikan identitasnya mengungkapkan delegasi tersebut akan menginformasikan kepada para pemimpin Pakistan tentang faktor-faktor yang menyebabkan gagalnya proses pembicaraan dengan Amerika. Namun, dia enggan menjelaskan lebih detail tentang hal tersebut.

Menurut dia, Taliban pun berencana menindaklanjuti pernyataan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan yang mengatakan hendak membujuk dan meyakinkan Donald Tramp untuk melanjutkan pembicaraan dengan Taliban. Komentar itu disampaikan Khan menjelang pertemuan di Majelis Umum PBB di New York pekan lalu.

Belum ada keterangan apakah delegasi Taliban akan bertemu dengan Khan. Pemerintah Afghanistan pun belum merilis pernyataan tentang kunjungan Taliban ke Pakistan. Dalam beberapa hari terakhir, Taliban telah mengutus delegasinya ke beberapa negara seperti Rusia, China, dan Iran.

Hal itu mereka lakukan setelah Tramp memutuskan menghentikan pembicaraan dan negosiasi dengan kelompok tersebut pada 8 September lalu. Keputusan itu diambil karena Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di Ibu Kota Afghanistan Kabul. Sebanyak 12 orang tewas dalam insiden itu, termasuk satu tentara Amerika.

Sejak tahun lalu, Amerika telah menjalin negosiasi dengan Taliban. Permasalahan utama yang mereka bicarakan adalah tentang penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan. Militer Amerika diketahui merupakan sekutu utama Pemerintah Afghanistan dalam memerangi Taliban.(international/admin)

 

%d blogger menyukai ini: