Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak krisis kemanusiaan di Wamena, Papua. Tim berhasil masuk ke Wamena dan memberikan layanan mulai dari makanan dan minuman, layanan kesehatan, psikososial dan berbagai kebutuhan dasar pengungsi.

Komandan Lapangan Baznas Tanggap Bencana atau BTB, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan 2 ton lebih bantuan ke Wamena menggunakan pesawat Hercules TNI. Bantuan yang dikirim berupa bahan makanan seperti beras, susu, minyak goreng, mi instan, gula dan berbagai jenis makanan ringan. Selian itu juga diberikan perlengkapan mandi, perlengkapan bayi dan wanita.

Personil Baznas Tanggap Bencana yang telah berada di Wamena ikut melakukan penjemputan pengungsi dari Kabupaten Mulia dan memetakan pos-pos pengungsian.

Kantor Baznas Kabupaten Jaya Wijaya saat ini menjadi salah satu lokasi pengungsian bagi masyarakat terdampak krisis, yang kehilangan rumah, maupun bagi warga yang masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Baznas bersama Baznas Kabupaten Jaya Wijaya dan Lembaga Amil Zakat juga mulai menyiapkan pembangunan hunian sementara, bagi para pengungsi agar mereka memiliki tempat tinggal yang lebih layak dari lokasi pengungsian saat ini.

Selain di Wamena, Tim Baznas Tanggap Bencana juga melanjutkan layanan di kota-kota yang menjadi lokasi pengungsian warga, seperti di Jayapura dan Timika. Baznas mendirikan dapur umum di Pangkalan Udara Silas Papare untuk memastikan kebutuhan logistik pengungsi tercukupi. Layanan kesehatan juga terus diberikan.

Untuk memberikan layanan cepat bagi masyarakat terdampak krisis kemanusiaan di Wamena, Baznas telah mengaktifkan Crisis Center. Baznas Crisis Center untuk Papua berfokus pada penanganan kemanusiaan, dan tidak masuk dalam ranah konflik yang terjadi.(khazanah.admin)

 

%d blogger menyukai ini: