Belanda dan Swiss sepakat untuk menangguhkan pemberian dana untuk para pengungsi Palestina ke badan PBB untuk para pengungsi Palestina. Penangguhan itu dilakukan setelah sebuah laporan mengungkapkan dugaan penyalahgunaan dana dan wewenang di tingkat tertinggi.

Menanggapi laporan tersebut, penyelidik PBB mengunjungi kantor Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB di Yerussalem dan Amman untuk mengumpulkan informasi. Dalam sebuah pernyataan kepada Al-Jazeera, Kementerian Kerja sama Pembangunan Belanda mengatakan negaranya telah menyatakan kepada PBB di New York dan kepada badan bantuan PBB untuk Palestina, keprihatinan besarnya dan meminta klarifikasi.

Selain Belanda, Swiss juga menangguhkan dananya. Dalam sebuah pernyataan kepada Al Jazeera pada Rabu kemarin, juru bicara badan bantuan PBB untuk palestina Tamara Al-Rifai mengatakan organisasi itu menyesali keputusan Swiss dan Belanda. Tamara ar-Rifai mengatakan bahwa  semua itu hanya dugaan dan desas-desus.

Dia mengimbau masyarakat untuk menunggu kesimpulan investigasi yang sebenarnya. Sementara itu, dia mengimbau para donor untuk menjaga dana yang akan mereka sumbangkan untuk para pengungsi Palestina.

%d blogger menyukai ini: