Larangan mengenakan penutup wajah penuh, termasuk burka atau cadar bagi Muslimah, di tempat-tempat tertentu mulai berlaku pada Kamis kemarin di Belanda. Hal ini sebagaimana diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri Belanda.

Dalam pernyataannya disebutkan bahwa menutupi wajah seseorang baik dengan kain, topeng, atau helm di instansi pendidikan, perawatan kesehatan, transportasi massal, atau tempat-tempat pemerintah dilarang.

Dalam pernyataan tersebut juga dijelaskan bahwa staf di instansi terkait dapat meminta orang yang menutupi wajah untuk membuka penutup wajahnya atau meninggalkan tempat tersebut. Jika  tidak mematuhinya maka polisi akan turun tangan dan terancam denda.

Umat ​​Muslim Belanda menyatakan keprihatinannya terhadap Pasal tersebut karena memungkinkan orang untuk menantang perempuan yang mengenakan burka. Mereka juga mengadu bahwa surat kabar itu menjadikan Muslim sebagai sasaran. Amnesty International dan Dewan Negara Belanda menentang larangan itu, dengan mengatakan bahwa hal itu membatasi kebebasan beragama.

Partai Nida Belanda, yang didirikan oleh umat Islam, mengatakan dua minggu yang lalu bahwa Pasal tersebut akan menjatuhkan denda bagi wanita yang memilih untuk mengenakan burka. Diperkirakan terdapat sekitar 150 wanita di Belanda yang saat ini mengenakan burka.

%d blogger menyukai ini: