Pusat Informasi Palestina | Dilaporkan sebanyak 11 tawanan di sel isolasi penjara Jamla terus melakukan mogok makan sejak sepekan terakhir. Aksi tersebut dilakukan sebagai solidaritas untuk tawanan Palestina Bilal Kayid yang sudah melakukan mogok makan sejak 15 hari, sebagai protes atas keputusan Israel yang menjadikannya sebagai tahanan administratif setelah masa penahanannya selesai.
Menurut pengacara dari Badan Urusan Tawanan, Jalal Abu Washil, mereka para tawanan mengalami situasi yang memprihatinkan di tengah-tengah aksi mogok terbuka yang mereka lakukan sebagai bentuk solidaritas untuk tawanan Bilal Kayid.
Para tawanan yang diisolasi di penjara Jamla adalah Ahmad Abu Amsya, Walid Ubaidat, Muhammad Awad, Dahud al-Gul, Luai Dandis, Jamal Hindi, Rauf Hawari, Syadi Khuli, Abu Afif, Abdurrahman Jayali dan Ibrahim Abu Khait.

%d blogger menyukai ini: