Dilaporkan pada Ahad 26 Juni lalu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendatangi pembicaraan damai terkait konflik Yaman di Kuwait. Saat pertemuan berlangsung, pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan Kelompok Syiah justru meletus di wilayah perbatasan.

Kedatangan Ban dalam rangka mendesak delegasi untuk menyetujui rancangan perdamaian. Sekjen PBB tiba di Kuwait untuk bertemu dengan perwakilan pemberontak Syiah Houtsi dan pemerintah Yaman dalam upaya mendorong perundingan yang tidak mengalami kemajuan sejak dua bulan terakhir.

Mediator PBB telah merencanakan untuk membentuk pemerintah persatuan nasional. Selain itu juga, dirumuskan penarikan pemberontak Houtsi dari wilayah yang telah mereka kendalikan, dan melucuti persenjataannya.

Sementara itu, belum ada hasil konkret dalam negosiasi di Kuwait. Dan kampanye militer pasukan pemerintah dengan dukungan koalisi Teluk di lapangan, belum bisa membuat pemberontak mundur dari Sanaa dan wilayah-wilayah utama di Yaman.

(Kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: