Bencana kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Tojo Una-Una, Poso yang terjadi sejak 9 hingga 13 September, masih terus terjadi. Kobaran api masih terus melahap lahan di sekitarnya.

Seperti dilansir situs lembaga kemanusiaan FPI, HILMI, hilalmerahindonesia.com, Ahad kemarin  salah satu Desa yang terdampak akibat kebakaran hutan ini adalah Desa Malewa. Api yang membesar melahap seluruh lahan yang berada di sekitarnya hingga mendekati perkebunan warga.

DPW FPI Poso kembali terjun ke lokasi guna membantu warga Desa Malewa memadamkan api yang mendekati perkebunan Kakao milik warga, dimulai sejak pukul 20.40 WITA dengan menggunakan penyemprot air, para laskar bersama warga berhasil memadamkan api tiga jam kemudian.

Aktivitas sosial ini langsung dipimpin Ketua DPW FPI Poso, Kasmuri Salamah dan Ketua DPD FPI Sulawesi Tengah, Sugianto Kaimudin.

Mereka memadamkan api bersama-sama dengan anggota ormas lain seperti Wahdah Islamiyah, SKPI, SKUT, Majelis Ta’lim Al-Muhajirin dan lain sebagainya.

Ustadz Sugianto Kaimudin mengatakan, Selama sepekan ini, kami terus bergulat  melawan ganasnya jago merah yang terus merambat serta menghanguskan hutan perkebunan warga sekitar.

Usai memadamkan api di wilayah Pegunungan Desa Lanto Jaya Kec. Poso pesisir kab. Poso, para relawan bergeser ke Wilayah Tojo Una-Una, di Desa Uekuli untuk memadamkan api di pinggir jalan trans Sulawesi. (suaraislam.id/admin)

%d blogger menyukai ini: