Sebagaimana dilansir Times of India pada Ahad kemarin, menyebutkan bahwa komunis China terus menggelar kampanye anti-Muslim di negaranya. Kali ini China mencegah makanan halal yang tengah mengalami perkembangan di pasar.

Islam menetapkan daging yang akan dikonsumsi harus disembelih dan dengan cara yang halal. China memiliki populasi Muslim lebih dari 23 juta orang, sebagian besar tinggal di bagian utara negara dan di wilayah laut.

Global Times melaporkan, bahwa Pemerintah China berjanji akan serius untuk mempromosikan dan memperluas larangan makanan halal. Keterangan ini disampaikan seorang pejabat senior urusan agama China pada Sabtu kemarin. Promosi ini dilakukan di tengah kekhawatiran agama dapat mengganggu kehidupan sekuler di negeri ini.

%d blogger menyukai ini: