China dilaporkan telah menghancurkan pemakaman-pemakaman tradisional Uighur selama beberapa tahun. Dalam penyelidikan panjang selama berbulan-bulan, bekerja dengan banyak sumber di masyarakat Uighur dan menganalisa ratusan gambar satelit, media CNN menemukan lebih dari 100 pemakaman telah dihancurkan, kebanyakan dalam dua tahun terakhir. Laporan ini didukung oleh puluhan pemberitahuan resmi pemerintah China yang mengumumkan “relokasi” pemakaman.

Penghancuran pemakaman Uighur pertama kali dilaporkan pada Oktober oleh kantor berita Prancis, AFP, dan analis citra satelit Earthrise Alliance. Mereka menemukan setidaknya 45 pemakaman telah dihancurkan sejak 2014.

Reporter AFP mengunjungi beberapa situs pemakaman yang dihancurkan. Di beberapa pemakaman, mereka menemukan beberapa tulang yang kemudian dikonfirmasi oleh para ilmuwan dari foto merupakan sisa-sisa tulang manusia. Disinyalir, pembongkaran pemakaman tersebut sebagai salahsatu upaya menghapus kebudayaan dan identitas Uighur.

Pemerintah China secara konsisten telah menyangkal pihaknya melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Tetapi dokumen bocor yang dirilis oleh media internasional pada November merinci sebuah program pendidikan ulang “ideologi” yang terkoordinasi di pusat-pusat penahanan yang diperkuat, mematahkan argument pemerintah Beijing.

Itu bukanlah bukti pertama dari kampanye terkoordinasi terhadap warga Uighur. Beberapa bekas tahanan telah mengatakan pada CNN mereka disiksa di dalam kamp dan dipaksa untuk berjanji setia kepada Partai Komunis China.

http://hidayatullah.com/china

%d blogger menyukai ini: