Xinjian, RRC – Sebuah perusahaan pengawasan China membuat pengawas elektronik untuk mengawasi jutaan penduduk provinsi Xinjiang.  Hal tersebut diungkapkan oleh para ahli internet awal pekan ini. Pengawas elektronik tersebut menyimpan database online yang berisi nama, jenis kelamin, etnis, nomor ID, dan tanggal lahir penduduk di provinsi Xinjiang di China barat.

Dikabarkan The Guardian, data tersebut juga termasuk 6 koma 7 juta titik lokasi “pelacak” yang telah dilewati warga dalam 24 jam terakhir, termasuk masjid, hotel, kantor polisi dan kafe. Pelacak dapat berupa kamera CCTV serta perangkat genggam yang dilengkapi dengan kamera atau pemindai ID.

China diketahui menghadapi kritik internasional yang berkembang atas kebijakannya di Xinjiang. Selama tiga tahun terakhir, para peneliti dan advokat percaya bahwa satu juta orang Uighur serta Kazakh, Hui dan minoritas Muslim lainnya telah ditangkap dan ditahan di kamp-kamp interniran.

Orang-orang di luar kamp juga diawasi dengan ketat, dengan kamera pengintai dipasang di desa, sudut jalan, masjid dan sekolah. (eramuslim/admin)

%d blogger menyukai ini: