KIBLAT.NET | Ketua MUI Kota Batam Kepulauan Riau, Usman Ahmad mengimbau agar warga kota berhati-hati mengonsumsi daging sapi. Mengingat banyaknya daging sapi ilegal yang beredar di kota tersebut.
Sebagaimana dilansir media lokal bahwa, Usman mengatakan kepada masyarakat, agar memilih daging dari pedagang yang jujur, pedagang yang menjual daging halal, serta bersertifikasi MUI.
Selain itu , ia juga mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat melarang masyarakat untuk membeli daging yang beredar di pasar demi menghindari daging yang tidak halal, apalagi saat menjelang lebaran. MUI juga berharap agar pemerintah dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan ketat, demi memastikan kehalalan daging yang dijual di pasar.
Sebelumnya, sebanyak 9 ton daging sapi ilegal yang diimpor dikabarkan menyebar di Kota Batam. Mayoritas daging tersebut berasal dari perusahaan asal India. Padahal, pemerintah Indonesia tidak memiliki kerja sama dengan India soal impor daging.
Tidak hanya itu, daging sapi tersebut mengandung bakteri penyebab penyakit mulut dan kuku atau PMK. Itulah sebabnya India tidak terdaftar sebagai negara asal impor daging. Karena dagingnya belum bebas PMK.

%d blogger menyukai ini: