Dengan alasan mencegah pelemparan ke kendaraan warga Yahudi, Israel kembali memblokade tujuh kota di wilayah utara Tepi Barat untuk hari kedua secara berturut-turut dengan tumpukan blok batu dan kantong pasir. Blokade dilakukan tentara Israel sejak Senin malam lalu, dengan menutup kota Oodla, Boren, Aynabus, Hawara, Awarta, Za’tara, Baeta di selatan Nablus dengan bantuan buldoser.

Walikota Baeta, Washif Ma’la, menyebut Israel telah menghukum 50 ribu warga Palestina tidak berdosa dengan memblokade kota-kota tersebut hanya dengan alasan pelemparan terhadap warga Yahudi. Menurut Washif Ma’la, pihak Israel telah memberlakukan hukuman kolektif yang sangat tidak masuk akal dan merugikan aktifitas perekonomian warga Palestina di tujuh kota tersebut.

Sementara itu, dalam konteks terkait, militer Israel yang bertanggung jawab atas wilayah Tepi Barat menegaskan bahwa mereka akan melakukan hal serupa di seluruh kota jika pihak berwenang tidak dapat mengetahui identitas penyerangan terhadap warga Yahudi.

(Eramuslim)

%d blogger menyukai ini: