Islamic Dakwah Fund Majelis Ulama Indonesia bersama lima lembaga filantropi di Indonesia akan membangun Rumah Sakit Indonesia-Hebron di Yerusalem, Palestina. Rencananya, bangunan monumental ini akan didesain supaya bernuansa Indonesia dan Timur Tengah.

Wakil Ketua Umum MUI Muhyiddin Junaidi mengatakan, pembangunan RS Indonesia-Hebron sudah menjadi komitmen MUI beserta lembaga filantropi lainnya. Nota kesepahaman sudah ditandatangani, namun ada masalah teknis yang harus disempurnakan terutama perihal desain bangunan Rumah Sakit.

Muhyidin menjelaskan bahwa persatuan insinyur Indonesia berharap bangunan Rumah Sakit memiliki nuansa keindonesiaan dan ketimuran sehingga desain gambarnya memenuhi aspek keindonesiaan. Hal ini diungkapkan Muhyiddin kepada media senin kemarin.

Wakil Ketua Umum MUI ini menyampaikan, dalam waktu dekat akan segera menyepakati desain bangunan Rumah Sakit Indonesia-Hebron yang representatif dan diterima oleh kedua belah pihak. Desain yang bernuansa keindonesiaan dan ketimuran dibuat untuk menunjukkan adanya persahabatan antara Indonesia dan Palestina.

Ia menambahkan, persatuan insinyur Indonesia akan menggelar sayembara desain bangunan Rumah Sakit Indonesia-Hebron. Sebuah desain bangunan Rumah Sakit yang representatif dan memenuhi aspirasi Indonesia dan Palestina. Pembangunan Rumah sakit di tahap awal tiga lantai. Tapi diharapkan ke depannya bisa berkembang menjadi lima atau enam lantai. Sehingga perlu di bangun dengan struktur bangunan yang lebih kukuh.

https://khazanah.republika.co.id

%d blogger menyukai ini: