Ketua Komite Dewan Makanan Halal Dunia Asrorun Niam Sholeh memaparkan standar hewan halal untuk dijadikan pedoman bagi lembaga sertifikasi halal dunia. Dalam sidang pleno yang digelar Kamis kemarin, Niam memaparkan tentang standardisasi hewan halal yang bisa dikonsumsi dan dijadikan bahan dalam produk pangan.

Menurut Niam, pembahasan standar makanan halal penting untuk menjadi pedoman dalam proses sertifikasi halal. Selain itu, standar juga perlu untuk pengakuan sertifikat halal dari lembaga halal dunia. Hal ini sebagaimana diungkapkan Niam kepada wartawan di Hotel Sheraton Jakarta, Kamis kemarin.

Sebanyak 48 Lembaga Halal Dunia dari 26 negara yang tergabung dalam World Halal Food Council atau dewan makanan halal dunia, berkumpul di Jakarta, Rabu hingga hari ini untuk melaksanakan Annual General Meeting (Anyoel jeneral miting). Pertemuan ini ditujukan untuk mengevaluasi program selama satu tahun dan membahas berbagai masalah kontemporer terkait produk halal global.

Pembahasan ini merupakan rekomendasi tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang dilaksanakan di Australia, Italia, dan Indonesia. Dalam paparannya, Niam menjelaskan prinsipnya, hewan halal itu ada yang disebutkan secara eksplisit dalam nash, ada yang disebutkan indikasinya. Sehingga perlu kedalaman pemahaman, baik aspek syari’ah maupun aspek teknis untuk mengetahui boleh tidaknya suatu jenis hewan untuk dikonsumsi.

https://suaraislam.id/

%d blogger menyukai ini: