Aksi bela muslim Uighur di depan Gedung Kedutaan Besar Republik Rakyat China digelar pada hari Jum’at kemarin. Aksi dimulai sekitar pukul 13 Waktu Indonesia barat. Salah satu tuntutan peserta aksi adalah ingin bertemu dengan Dubes Cina untuk menyampaikan aspirasinya. Hanya saja, sampai memasuki waktu sholat Ashar, pihak Kedubes China belum bersedia menemui delegasi demonstran di Gedung Kedubes China.

Memasuki waktu ashar hujan deras mengguyur Jakarta Selatan. Ratusan peserta aksi tetap bergeming menunggu pihak Dubes Cina berkenan menemui delegasi aksi. Sholat Ashar pun digelar di depan pagar berduri yang dipasang Polisi. Menggunakan air hujan sebagai air wudhu, sholat pun dipimpin oleh salah satu Ustadz yang juga peserta aksi.

Karena tempat yang terbatas dan peserta aksi yang banyak, sholat Ashar pun digelar dua kloter.

Sejumlah Aksi Bela Uighur mengecam dan memprotes pemerintah China digelar di berbagai daerah termasuk pada Jumat kemarin yang dilaksakan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan Jakarta.

Ketua Umum ICMI Profesor Jimly Asshiddiqie berharap aksi-aksi tersebut mampu menggugah Presiden China Xi Jinping. Hal ini sebagaimana diungkapkan Jimly di ICMI Center, Jakarta, Jumat kemarin. (kiblat.net/hidayatullah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: