Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin berpesan kepada para elit politik agar tidak alergi dan sinis terhadap agama. mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengatakan bahwa sebuah negara akan semakin kuat dengan etika dan moralitas keagamaan.

Hal itu disampaikan Din dalam pidatonya pada Pertemuan Puncak Para Tokoh Agama Dunia Baku Kedua di Baku, Azerbaijan yang digelar pekan kemarin.

Dalam pidatonya, Din yang juga Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta, memesankan kepada para tokoh agama-agama dunia untuk mengawal negara-bangsa di mana mereka berada. Din menekankan bahwa Agama harus menjadi pemecah masalah kebangsaan, bukan menjadi bagian dari masalah, apalagi menjadi pencipta masalah. Hal ini sebagaimana dikutip media sebagaimana dituturkan din pada hari ahad kemarin.

Oleh karena itu, lanjut Din, agama-agama harus mampu menampilkan paradigma etik bagi pembangunan nasional agar pembangunan tidak salah arah dan hilang moral. Sebab, menurutnya, jika salah arah dan kehilangan moral itu terjadi, maka peradaban akan berubah menjadi kebiadaban.

https://www.hidayatullah.com

%d blogger menyukai ini: