Cox Bazar, Bangladesh – Pemerintah Bangladesh berencana merelokasi sekitar 100 ribu pengungsi Rohingya di kamp pengungsian Cox’s Bazaar dekat perbatasan Myanmar, ke Bhasan Char, sebuah pulau di selatan Bangladesh.

Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, pekan lalu menginstruksikan penyelesaian relokasi gelombang pertama terhadap 23 ribu keluarga Rohingya pada 15 April. Hal itu disampaikan Menteri Negara Penanggulangan Bencana dan Manajemen Bantuan, Enamur Rahman.

Menurut Rahman, relokasi tersebut telah dibicarakan dalam pertemuan di kantor Perdana Menteri.

Namun, rencana relokasi ke Bhashan Char ini masih belum disepakati oleh pengungsi Rohingya dan komunitas Internasional. Pasalnya, keamanan lokasi tersebut masih dipertanyakan untuk pemukiman. Salah satu kekhawatiran utama pengungsi Rohingya terhadap Bhasan Char ialah pulau itu akan tersapu oleh gelombang pasang.

Pulau itu dinyatakan sebagai cadangan hutan pada 2013, memiliki luas 10 ribu hektar pada saat air pasang dan 15 ribu hektar pada saat air surut. Pulau itu tidak pernah berpenghuni. Sebagian besar digunakan untuk penggembalaan ternak dan saat ini mulai dibangun tempat penampungan untuk Rohingya

Berdasarkan rencana pemerintah Bangladesh, lebih dari 100 ribu Rohingya, dari satu juta lebih pengusngi yang berada di kamp sempit Cox’s Bazar akan dipindahkan ke Bhashan Char. Relokasi ini merupakan program pemerintah yang diperkirakan menelan biaya hingga 3,8 triliun rupiah. (islampos/admin)

%d blogger menyukai ini: