Sekertaris Umum Muhammadiyah, Abdul Mu’ti membantah bahwa jajarannya menerima bantuan dana dari Cina agar tidak mengkritik masalah Uighur. Menurutnya, Muhammadiyah tidak bisa dibeli. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa sikap Muhammadiyah terhadap pelanggaran hak asasi manusia jelas. Muhammadiyah akan memberikan kritik keras kepada setiap pelanggaran hak asasi. Hal ini diungkap Abdul Mu’ti di Jakarta jumat kemarin.

Maka, kata dia, dalam kaitannya dengan berbagai isu yang beredar itu, pihaknya menegaskan bahwa Muhammadiyah akan senantiasa jernih menyampaikan pandangannya sesuai dengan prinsip dakwah amar maruf nahi munkar. Dan Muhammadiyah tidak hendak mencampuri urusan politik negara lain.

Oleh sebab itu, terkait berita Wall Street Journal Abdul Mu’ti mengatakan berita itu salah, keliru, sesat serta menyesatkan. Muhammadiyah, lanjutnya, akan senantiasa istiqomah menyuarakan kebenaran kepada siapapun

https://www.kiblat.net/

%d blogger menyukai ini: