Dewan Masjid Indonesia atau DMI mengapresiasi Kepolisian Resor Kota Besar Medan yang telah menangkap  pelaku perusakan di Masjid Al Amin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

DMI menilai penangkapan itu merupakan keseriusan Kapolri Jendral Idham Azis dalam penanganan kasus penyerangan terhadap rumah ibadah di Sumatra Utara.  Hal ini sebagaimana diungkapkan Ketua Departemen Pemuda DMI, Arief Rosyid, kepada media senin kemarin. Menurutnya, tidak sampai 24 jam pelaku penyerangan sudah ditangkap polisi itu secara otomatis akan meningkatkan kembali kepercayaan umat Islam terhadap kepolisian.

Arief mengatakan, kerukunan antarumat beragama yang selama ini mampu dijaga dengan baik jangan sampai rusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu aparat harus peka dalam kasus tersebut.  Menurutnya, kepedulian Kapolri menjaga kondisi sosial di kehidupan antarumat beragama ini sangat dibutuhkan.

Sebelumnya Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak telah menangkap lima pelaku. Penangkapan lima pelaku itu berawal dari penyerahan diri dua tersangka

Kepala Polrestabes Medan Komisaris Besar Jhonny Edison Isir, saat dijumpai di lokasi mengatakan, penyerangan itu buntut dari penertiban warung tuak yang dilakukan petugas Satpol PP pada Jumat siang. Dari penertiban itu kemudian menimbulkan pro dan kontra antarmasyarakat setempat. Kemudian, sekelompok warga menyerang masjid dan sejumlah rumah warga, yang merusak sejumlah fasilitas masjid dan juga rumah warga.

https://khazanah.republika.co.id

%d blogger menyukai ini: