Departemen Kesehatan pemerintahan di Gaza mengumumkan setidaknya dua warga Palestina tewas oleh tentara Israel dalam bentrokan di dekat perbatasan Jalur Gaza-Israel pada Jumat kemarin.

Departemen Kesehatan Gaza, Ashrof al-Qudro menyatakan bahwa dua warga Palestina terbunuh, salah satunya adalah Ali Sami Ali al-Ashqar yang ditembak di lehernya oleh tentara Israel di sebelah timur Jabalya dan yang lainnya ditembak mati di perut di kamp Queen di Gaza City timur.

Ia menambahkan bawa korban kedua bernama Kholed Mohammed Al-Rubai.

Al-Qudro menjelaskan bahwa setidaknya 66 orang yang terluka dibawa ke rumah sakit di Jalur Gaza, termasuk 38 orang yang terluka oleh peluru tajam yang ditembakkan oleh tentara Israel. Puluhan demonstran lainnya lemas setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan polisi penjajah.

Tentara Israel tidak mau mengomentari tentang jatuhnya korban tewas itu, saat dikonfirmasi.

Militer penjajah Israel hanya mengatakan bawa sekitar 6.200 perusuh dan demonstran berkumpul di berbagai titik di perbatasan dan “melemparkan bom api dan alat peledak”.

Juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “pengabaian pendudukan atas darah demonstran damai dalam aksi protes pekanan itu merupakan kejahatan.” (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: