Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan, berkunjung ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Selasa kemarin. Pertemuan ini membicarakan perkembangan dan situasi internasional termasuk membahas Uighur di Cina dan Rohingya di Myanmar. Hal ini sebagaimana diungkapkan Sekretaris Umum Muhammadiyah, Abdul Mu’ti kepada media selasa kemarin.

Abdul Mu’ti menyampaikan, persoalan kemanusiaan di Xinjiang dan Myanmar tidak bisa dianggap sederhana. Karena sudah berlangsung bertahun-tahun. Sehingga perlu keterlibatan masyarakat internasional termasuk Amerika yang dapat berperan untuk ikut membantu menangani masalah kemanusiaan di sana.

Duta Besar Amerika juga mengapresiasi langkah politik pemerintah indonesia yang melalui Asean telah melakukan pendekatan dan solusi damai terhadap persoalan di Myanmar.

Mu’ti juga menyampaikan bahwa masalah di Myanmar tidak sederhana. Karena memulangkan etnis Rohingya dari Bangladesh ke Myanmar jadi masalah. Sebab mereka tidak punya tanah untuk tempat tinggal di Myanmar.

Akan tetapi, membiarkan etnis Rohingya tetap di pengungsian tetap menjadi masalah. Sebab Bangladesh adalah negara yang perekonomiannya tidak kuat. Tentu mereka tidak akan mampu menyelesaikan masalah ekonomi para pengungsi. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: