Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania dan Palestina, Andy Rachmianto, mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Talbiyah selasa kemarin. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menyerahkan sumbangan dari sejumlah perusahaan obat dan makanan di Indonesia.

Sumbangan dalam bentuk satu unit kendaraan medis itu diprakarsai oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM, bekerja sama dengan Jordan Hashemite Charity Organization (Jordan hashemit cheriti orgenisyesien) dan Medical Aids for Palestine (medikal eids for palestain).

Kamp pengungsi yang terletak di pinggir Kota Amman itu menampung sekitar 25 ribu pengungsi. Menurut Dubes RI Andy, penyerahan bantuan tersebut bagian dari diplomasi kemanusiaan, sebagai salah satu program prioritas KBRI Amman dalam rangka membantu pengungsi di Yordania, baik pengungsi Palestina maupun Suriah. Hal ini diungkapkan Dubes dalam keterangan dari KBRI Amman rabu kemarin.

Disebutkan, pada dua tahun terakhir, KBRI Amman sudah melakukan berbagai kegiatan pengumpulan dan penyaluran bantuan kemanusiaan di Yordania dan Palestina, khususnya bagi para pengungsi Palestina.

Misi kemanusiaan KBRI Amman dilakukan lewat kerja sama dengan sejumlah kalangan non-pemerintah, termasuk pengusaha, LSM, filantrofis, kampus, dan selebritas.

Selain dialokasikan untuk pembelian medical unit, dari dana yang masih tersisa rencananya dibelikan bahan-bahan kebutuhan pokok, perlengkapan musim dingin dan peralatan kesehatan di kamp pengungsi Palestina lainnya.

https://www.hidayatullah.com

%d blogger menyukai ini: