Sukabumi – Ratusan siswa sekolah dasar CBM Suryakencana Kota Sukabumi mengikuti ekstrakurikuler tahfiz Alquran. Dari jumlah tersebut sebanyak 15 orang di antaranya mampu menghafal beberapa juz Alquran dan diwisuda.

Bahkan satu diantaranya mampu menghafal 30 juz Alquran. Data yang dihimpun menyebutkan, kegiatan ekstrakurikuler tahfiz Alquran baru diterapkan di SDN CBN Suryakencana.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan bahwa Ekstrakurikuler menghafal Alquran ini merupakan bagian dari melahirkan generasi yang terbaik. Kegiatan ini merupakan salah satu inovasi yang dilakukan sekolah.

Menurut Fahmi, saat ini dengan perkembangan teknologi informasi menjadi tantangan tersendiri. Di mana generasi muda dikhawatirkan lebih akrab dengan gadget atau handphone dibandingkan dengan membaca Alquran.

Terlebih ujar Fahmi, dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0, maka semua sekat kehidupan hilang. Perubahan ini berdampak pula pada informasi dan menyebabkan anak-anak menjadi lebih cepat perkembangannya dibandingkan sebelum waktunya.

Harapannya, lanjut Fahmi, kegiatan menghafal Alquran di SD ini menjadi contoh bagi sekolah lain. Sehingga akan lahir penghafal Alquran di tempat lain. Targetnya minimal satu hari pelajar membuka Alquran dan membaca minimal satu ayat hingga sepuluh ayat. Hal ini dalam konteks pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. (republika/admin)

%d blogger menyukai ini: