Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan mengancam akan kembali melakukan serangan ke wilayah Timur Laut Suriah dan menghabisi para teroris, jika kesepakatan gencatan senjata tidak sepenuhnya dilakukan. Seperti diketahui pada Kamis lalu, Amerika dan Turki menyetujui gencatan senjata selama lima hari di wilayah Timur Laut Suriah.

Kementerian Pertahanan Turki mengklaim bahwa dalam 36 jam terakhir setidaknya ada 14 serangan provokatif dari Suriah. Untuk itu, Turki terus berkoordinasi dengan Washington dalam menindaklanjuti implementasi kesepakatan gencatan senjata itu. hal ini sebagaimana diungkapkan Erdogan kepada para pendukung sabtu kemarin.

Sementara itu, pada Jumat, milisi Kurdi menuduh Turki melanggar kesepakatan gencatan senjata lima hari karena Turki diklaim menembaki daerah-daerah sipil di Timur Laut dan kota perbatasan Ras al Ain. Namun seorang pejabat senior Turki menyebut tuduhan itu sebagai upaya untuk menyabotase perjanjian antara Ankara dan Washington.

Zona aman yang direncanakan akan menjangkau 32 kilometer ke wilayah Suriah. Erdogan mengatakan pada Jumat bahwa zona aman akan mencakup sekitar 440 kilometer dari barat ke timur di sepanjang perbatasan. (internasionalrepublika.adm)

%d blogger menyukai ini: