Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan akan mengirimkan pengungsi Suriah ke Eropa jika negara Eropa melabeli operasi militer Turki sebagai pendudukan. Erdogan menyatakan, operasi yang dimulai dengan serangan udara pada Selasa lalu untuk mengusir pasukan yang dipimpin Kurdi dari perbatasan Turki.

Menurutnya, pihaknya juga membuat sebuah zona aman sehingga jutaan pengungsi Suriah bisa kembali. Langkah ini bermula setelah Amerika Serikat menarik pasukannya dari wilayah tersebut serta membuat SDF harus bertarung sendiri melawan ISIS tanpa bantuan militer Amerika.

Pertempuran sengit antara pasukan Turki dan SDF berlangsung di kota-kota perbatasan Suriah. SDF telah meminta Amerika dan sekutunya menerapkan zona larangan terbang untuk berlindung dari serangan udara Turki.

Sementara itu, puluhan pekerja kemanusiaan telah menyeberangi perbatasan dari wilayah timur laut Suriah ke Turki. Sejumlah lembaga kemanusiaan memerintahkan evakuasi masif sebagai antisipasi kian besarnya serangan ke wilayah timur laut Suriah. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: