Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan mengizinkan para pengungsi Suriah meninggalkan Turki dan menuju Eropa jika zona aman yang sudah lama ditunggu-tunggu di Suriah utara tidak didirikan.

Dalam pidatonya Erdogan menyatakan bahwa pihaknya akan dipaksa untuk membuka gerbang. Namun tidak bisa dipaksa untuk menangani beban sendirian. Seolah menyindir, Erdogan pun menyatakan tidak menerima dukungan yang dibutuhkan dari dunia.

Dukungan yang ia maksudkan adalah janji bantuan keuangan sebesar enam miliar yuro dari Uni Eropa dan penyediaan perjalanan bebas visa ke Eropa untuk warga negara Turki. Hal itu sebagai bagian dari kesepakatan pengungsi yang dicapai Uni dengan Turki pada tahun 2016.

Dilaporkan, hanya separuh dari dana yang dijanjikan untuk pengelolaan pengungsi yang diberikan, paling terbaru diumumkan oleh Uni Eropa senilai 142 juta dolar.

Sementara perjalanan bebas visa untuk warga negara Turki belum diberikan, menyebabkan negara itu mengatakan kesepakatan tersebut tidak lagi berlaku pada bulan Juli.

Turki saat ini menampung sekitar empat juta pengungsi dari Suriah dan sejauh ini telah menggelontorkan 40 miliar dolar untuk pengelolaan kamp-kamp pengungsi. (hidayatullah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: