Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan, Rabu kemarin bahwa rencana Presiden Amerika Donald Trump untuk perdamaian di Timur Tengah tidak dapat diterima. Erdogan menegaskan bahwa Yerusalem adalah kota suci bagi semua Muslim. Rencana yang bertujuan memberikan Yerusalem ke Israel sama sekali tidak dapat diterima. Hal ini sebagaimana diungkapkan Erdogan, seperti dikutip oleh Kantor Berita Anadolu Agency hari rabu kemarin.

Donald Tramp mengumumkan rencana yang juga dikenal dengan “Kesepakatan Abad Ini” itu pada Selasa sebelumnya. Poin yang mendapat perhatian khusus dari rencana itu menetapkan bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki menjadi wilayah Israel.

Erdogan menambahkan, rencana itu bertujuan untuk memaksa Palestina untuk tunduk pada penjajah. Presiden Turki berulang kali mengkritik kebijakan Israel dan juga kebijakan presiden Amerika terhadap wilayah Palestina. Ankara mengecam keras relokasi kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 2018.

https://www.kiblat.net/

%d blogger menyukai ini: