Pemimpin senior Hamas Musa Abu-Marzuq membantah laporan bahwa gerakan itu telah melakukan kontak langsung dengan “Israel” untuk mencapai pertukaran tahanan.  Ia menegaskan bahwa tidak mungkin bagi Hamas untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Israel. Hal ini sebagaimana diungkapkan Marzuq di kairo.

Dia juga mengatakan bahwa tidak ada negosiasi langsung atau tidak langsung dengan “Israel” mengenai masalah tahanan atau tentang masalah lainnya. Marzuq menjelaskan bahwa Jika ada pembicaraan dalam hal politik, israel akan melakukannya lewat perantara Mesir.

Diketahui, Tentara “Israel” Hadar Goldin dan Oron Shaaul hilang selama serangan “Israel” di Gaza pada 2014. Pada April 2016, Brigade Al-Qassam mengatakan mereka menahan empat tentara “Israel” dalam tahanan di Gaza. (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: