Gerakan perlawanan Islam Hamas mengatakan, pasukan Israel sengaja menyerang para wartawan saat melakukan peliputan aksi pawai kepulangan dan pencabutan blokade di Gaza Timur. Tujuannya tidak lain adalah untuk menghilangkan fakta kejahatan, represif dan tindakan rasis Israel.

Juru bicara Hamas, Hazim Qasim mengatakan, serangan terhadap wartawan merupakan kepanjangan dari sejarah panjang kejahatan penjajah zionis terhadap media Palestina, dengan tujuan untuk memuluskan narasi bohong yang diproduksi Israel di setiap aksi kejahatannya.

Hazim menegaskan, sikap amoral militer Israel ini mengabaikan semua aturan dan hukum internasional dan HAM, serta menuntut untuk menyeret para pemimpin penjajah zionis dan menerapkan sanki bagi mereka.

Dua orang wartawan Palestina, Usamah Kahlut dan Hatim Umar mengalami luka tembak peluru tajam dan peluru karet yang dilancarkan pasukan Israel, yang sengaja menyerang keduanya secara langsung, saat meliput aksi pawai kepulangan di Gaza Timur kemarin.

Sekitar 49 warga Palestina mengalami-luka-luka, termasuk 24 luka tembak, dan dua orang wartawan, dalam aksi Jumat ke 69 pawai kepulangan dan pencabutan blokade di Gaza Timur.

%d blogger menyukai ini: