Gerakan Perlawanan Islam Hamas menyerukan pengembangan strategi nasional yang menyeluruh untuk menghadapi agresi Israel. Menanggapi laporan statistik PBB tentang kejahatan Israel di Tepi Barat, gerakan Hamas yang diwakili anggota biro politik Hamas, Husam Badran pada Senin kemarin mengatakan, Israel telah meningkatkan aksi penjajahannya di Tepi Barat. Aksi itu berupa perampasan tanah, penghancuran rumah-rumah warga dan penyitaan properti warga.

Badran mengatakan, Israel melakukan kejahatan di Lembah Homs Al-Quds dengan menghancurkan 100 rumah sekaligus secara massal. Israel mengambil keuntungan dari dukungan Amerika, membiarkan 700 anak-anak, wanita dan pria tanpa tempat berlindung.

Pemimpin Hamas ini menambahkan organisasi internasional tidak dapat berbuat apa-apa dan tidak bisa meminta pertanggungjawaban terhadap Israel atas kejahatan mereka. Badran mengatakan bahwa penghancuran lebih dari 600 rumah yang dilakukan Israel selama tahun ini sebagai bukti rasisme Israel.

Pada akhir pernyataannya, Badran menegaskan tentang pentingnya sikap rakyat terhadap kebijakan keamanan Otoritas Palestina yang telah memberikan keamanan dan perlindungan bagi para penjajah Israel.

https://melayu.palinfo.com/news/

%d blogger menyukai ini: