Apakah Imsak itu ada hadistnya, karena ada kaum musmilin yang sahur jam 05.30 sebelum matahari kelihatan?

Biasanya di kita menetapkan berhenti untuk makan sahur atau imsak itu 10 menit sebelum adzan subuh dengan alasan sebagai kehati-hatian. Tapi sebenarnya tidak ada dalil yang secara khusus menyebutkannya. Karena yang benar adalah kita berhenti makan sahur ketika mulai terbit fajar atau masuk waktu subuh. Jadi ketika adzan mulai berkumandang dan adzan tersebut bertepatan dengan terbitnya fajar di situlah kita dituntut untuk berhenti makan sahur karena telah masuk waktu berpuasa. Hal ini sebagaimana difirmankan oleh Alloh di dalam quran surat al-baqoroh ayat 187 yang berbunyi

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam/ yaitu ketika terbitnya fajar”.

Juga dasarnya adalah hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh imam baihaqi di dalam sunan al-kubro yang berbunyi,

الفَجْرُ فَجْرَانِ

“Fajar ada dua macam

 فَجْرٌ يُحْرَمُ الطَّعَامُ وَتَحِلُّ فِيْهِ الصَّلاَةُ

Yang Pertama, fajar diharamkan untuk makan dan dihalalkan untuk shalat,

yakni maksudnya adalah fajar shodiq dimana kita diharamkan untuk makan dan dihalalkan untuk sholat adalah waktu sholat subuh tiba.

Kemudian di dalam hadits tersebut dilanjutkan

 وَفَجْرٌ تُحْرَمُ فِيْهِ الصَّلاَةُ (أَيْ صَلاَةُ الصُّبْحِ) وَيَحِلُّ فِيْهِ الطَّعَامُ

Dan yang kedua, fajar yang diharamkan untuk shalat maksudnya adalah dilarang sholat subuh dan dihalalkan untuk makan. Nah fajar yang ini disebut dengan fajar kadzib yang muncul sebelum waktu fajar shodiq atau waktu sholat subuh tiba.”

Selain itu ada juga hadits Rasulullah yang sangat jelas menyebutkan bolehnya makan dan minum sampai terdengar adzan subuh berkumandang.

Adapun hadits tersebut diriwayatkan oleh imam bukhori dan muslim,

إِنَّ بِلاَلاً يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ

Yang artinya

Bilal biasa mengumandangkan adzan di malam hari. Makan dan minumlah sampai kalian mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum”.

Nah di situ disebutkan “حَتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ  yang artinya sampai kalian mendengar adzan ibnu ummi maktum. Di dalam banyak riwayat disebutkan bilal mengumandangkan adzan di awal sepertiga malam adapun ibnu ummi maktum mengumandangkan adzan di waktu subuh. Jadi intinya kita boleh sahur sampai adzan subuh tiba. Yakni jika adzan tersebut bertepatan dengan terbitnya fajar shodiq.

%d blogger menyukai ini: