Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet, mengatakan bahwa pihaknya mendata sebanyak seribu lebih korban tewas di Idlib dalam empat bulan terakhir. Setengah dari jumlah korban itu, anak-anak dan wanita.

Dalam empat bulan terakhir, tercatat dari 29 April hingga 29 Agustus, Jumlah kematian sekitar seribu warga sipil di Idlib, termasuk 500 pria, 200 wanita dan 300 anak-anak.

Michelle Bachelet, mengatakan  sebagian besar korban tewas oleh serangan udara atau penembakan darat oleh pihak-pihak yang terlibat konflik di Idlib.

Idlib dan sekitarnya menjadi rumah rumah bagi sekitar tiga juta orang. Setengah dari penghuni Idlib saat ini merupakan pengungsi dari wilayah-wilayah Suriah lainnya yang berhasil direbut oleh rezim.

Eskalasi militer yang digulirkan rezim Assad dan Suriah baru-baru ini memaksa empat ratus ribu orang lebih melarikan diri. Sebagian besar mencari perlindungan di wilayah perbatasan dengan Turki di Idlib utara. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: