Pada artikel sebelumnya yaitu tentang Imam Kepada Malaikat Alloh . Malaikat adalah salah satu makhluk di antara makhluk-makhluk ciptaan Alloh . Alloh menciptakan mereka untuk beribadah kepada-Nya, sebagaimana Alloh menciptakan jin dan manusia juga untuk beribadah kepada-Nya semata.

 

Mungkin kita bertanya-tanya bagaimana wujud malaikat itu. Nah, Berikut ini sebagian sifat fisik malaikat yang Alloh kabarkan kepada kita:

Panasnya api neraka, yang membuat besi dan batu meleleh, tidak membahayakan mereka para malaikat. Demikian juga dengan Malakul jibal  yaitu Malaikat gunung, dimana dia menawarkan kepada Rosululloh    untuk menabrakkan dua gunung kepada sebuah kaum yang mendurhakai beliau.  Akan tetapi beliau menolak tawaran tersebut. Hadits yang menceritakan kisah ini terdapat dalam Shohih Bukhori dan Shohih Muslim.

Imam As Suyuthi  berkata: “Ar-Rozi dalam tafsirnya mengatakan bahwa para ulama sepakat bahwasanya malaikat tidak makan, tidak minum, dan juga tidak menikah.”

Alloh   telah manjadikan malaikat sebagai makhluk yang ma`shum atau terjaga dari dosa, dimana  mereka tidak akan pernah bermaksiat kepada-Nya.

Beriman kepada para malaikat memiliki pengaruh yang agung dalam kehidupan setiap mukmin, di antaranya adalah:

Pertama; Mengetahui keagungan, kekuatan serta kesempurnaan kekuasaan-Nya. Sebab keagugan sesuatu yang diciptakan makhluk menunjukkan keagungan yang menciptakan yaitu al-Kholiq. Dengan demikian akan menambah pengagungan dan pemuliaan seorang mukmin kepada Alloh, di mana Alloh menciptakan para malaikat dari cahaya dan diberiNya sayap-sayap.

Selanjutnya yang kedua; Senantiasa istiqomah atau meneguhkan pendirian dalam menaati Alloh Karena barangsiapa beriman bahwa para malaikat itu mencatat semua amal perbuatannya, maka ini menjadikannya semakin takut kepada Alloh, sehingga ia tidak akan berbuat maksiat kepada-Nya, baik secara terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi.

Lalu yang ketiga; Bersabar dalam menaati Alloh serta merasakan ketenangan dan kedamaian. Karena sebagai seorang mukmin ia yakin bahwa bersamanya dalam alam yang luas ini ada ribuan malaikat yang menaati Alloh dengan sebaik-baiknya dan sesempurna-sempurnanya.

Selanjutnya yang keempat; Bersyukur kepada Alloh atas perlindungan-Nya kepada anak Adam, dimana ia menjadikan sebagian dari para malaikat sebagai penjaga mereka.

Dan yang kelima; Waspada bahwa dunia ini adalah fana dan tidak kekal, yakni ketika ia ingat Malaikat Maut yang suatu ketika akan diperintahkan untuk mencabut nyawanya. Karena itu, ia akan semakin rajin mempersiapkan diri menghadapi hari Akhir dengan beriman dan beramal shalih.

Semoga bermanfaat, walllohu a’lam.

%d blogger menyukai ini: