Pada pertemuan Dewan Keamanan PBB mengenai Palestina di New York, Selasa kemarin, Indonesia mengecam sikap Israel yang sama sekali tidak menunjukkan itikad baik dalam upaya damai atas konflik Palestina-Israel.

Wakil Tetap RI untuk PBB di New York Duta Besar Dian Triansyah mengatakan bahwa mustahil ada perdamaian jika Israel tidak memiliki itikad baik. Ia juga menambahkan bahwa delegasi Israel tidak menjawab berbagai hal yang disampaikan oleh delegasi Palestina di sidang tersebut.

Kedua pejabat PBB menyampaikan bahwa proses perdamaian Palestina-Israel terhambat oleh berbagai tindakan Israel yang melanggar hukum internasional seperti pembangunan pemukiman ilegal dan blokade terhadap Jalur Gaza. Dubes Palestina untuk PBB di New York Riyad Mansour menjelaskan bahwa berbagai statistik menunjukkan fakta yang sangat mengkhawatirkan.

Blokade Gaza telah menyebabkan wilayah tersebut semakin tidak layak huni. Israel juga telah melakukan penangkapan lebih dari 5.500 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak.

Menegaskan kembali dukungan terhadap nasib bangsa Palestina, Dubes Djani mendesak Israel untuk menghormati hukum internasional, menghentikan permukiman ilegal di wilayah Tepi Barat, dan menghentikan blokade terhadap Jalur Gaza.

https://internasional.republika.co.id

%d blogger menyukai ini: