Pemerintah Indonesia menentang secara tegas pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo yang menyebut permukiman Israel di wilayah Palestina legal. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, Palestina, bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB.

Retno mengatakan, pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat, Palestina, oleh Israel tersebut merupakan penghalang upaya perdamaian berdasarkan resolusi dua negara. Sehingga Indonesia secara tegas menentang tindakan Israel membangun permukiman ilegal di wilayah Palestina.

Oleh karena itu, sambung Retno, Indonesia mendesak masyarakat internasional untuk bersatu dan memberikan dukungan kepada rakyat Palestina.

Pendirian permukiman ilegal adalah strategi yang dijalankan Israel untuk mencaplok wilayah-wilayah yang diklaim milik negara Palestina sejak 1967. Negara zionis itu sejauh ini terus menentang hukum internasional. Israel terus membangun permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan.

Menlu Amerika Mike Pompeo mengumumkan perubahan kebijakan Amerika tentang permukiman Israel di wilayah jajahan pada Selasa kemarin. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: