Inggris pada Kamis mendesak Israel agar menghentikan ekspansi permukiman mereka. Inggris menegaskan bahwa tindakan itu ilegal berdasarkan hukum internasional. Kantor Luar Negeri menegaskan kembali posisinya terhadap permukiman tersebut setelah Amerika Serikat pada Senin secara efektif mendukung Israel membangun permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Sementara Kepala perundingan Palestina Saeb Erekat telah merespons dengan merencanakan serangkaian upaya untuk menentang langkah Amerika. Palestina akan membawa persoalan itu ke Majelis Umum dan akan meminta Mahkamah Pidana Internasional untuk membuka penyelidikan peradilan resmi.

Utusan tetap Palestina untuk PBB Riyad Mansour mengungkapkan, pihaknya telah mulai berkonsultasi dengan anggota Dewan Keamanan PBB, terutama Kuwait. Liga arab juga akan merencanakan pertemuan terkait hal itu.

https://internasional.republika.co.id/

%d blogger menyukai ini: