Menteri Pertahanan “Israel” Naftali Bennett telah menyetujui pembangunan pemukiman baru di kota Hebron, Tepi Barat yang dijajah.

Dalam sebuah pernyataan, Bennet mengatakan menteri pertahanan memberi tahu kotamadya Hebron bahwa perencanaan pembangunan akan dimulai di dekat pasar lama kota itu.

Pernyataan itu mengatakan pemukiman baru Hebron akan menciptakan terhubungnya wilayah Yahudi  lingkungan Avraham Avinu dan masjid Ibrahimi. Bangunan-bangunan pasar akan dihancurkan dan toko-toko baru akan dibangun sebagai gantinya. Hal ini sebagaimana diungkapkan media senin kemarin.

Hebron ditinggali sekitar 160 ribu warga Palestina dan sekitar 500 pemukim ilegal “Israel”. Bangunan mulai dibangun beberapa pekan telah Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo mengatakan permukiman “Israel” di Tepi Barat tidak akan lagi dianggap ilegal.

Palestina bersikeras untuk mendapatkan kembali seluruh Tepi Barat bersama dengan Jalur Gaza untuk pembentukan negara Palestina di masa depan. Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman “Israel” di sana ilegal. (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: