Otoritas Israel pada Rabu lalu mengancam membelah desa Hawarah di selatan Nablus menjadi dua bagian dan akan membangun tembok besi di antara dua bagian tersebut. Warga menyebut tindakan Israel tersebut sebagai langkah yang berbahaya.

Selain itu, warga setempat mengatakan bahwa para serdadu Israel telah menyampaikan kepada para pemilik toko secara lisan mengenai ancaman pembelahan desa tersebut setelah mereka memasang tanda di jalan desa.

Para serdadu Israel memperingatkan bahwa desa tersebut akan dibelah menjadi dua, timur dan barat, dengan tembok besi, apabila terus terjadi pelemparan batu terhadap kendaraan-kendaraan pemukim Yahudi. Desa tersebut terus mengalami tindakan represif dari pasukan Israel, termasuk penutupan jalan-jalan arteri dengan tanah dan batu.

(Pusat Informasi Palestina)

%d blogger menyukai ini: