Otoritas penjajah israel mengancam menyita sekitar 500 Acre lahan milik warga Palestina di kota Hazma, Al-Quds timur terjajah, setelah sebelumnya menyita 124 Acre lahan Palestina di Nablus selatan, Tepi Barat utara terjajah.

Walikota Hazma, Muslim Abu Helwa mengatakan, Otoritas penjajah telah menyerahkan surat keputusan penyitaan sekitar 500 acre lahan yang terlekat di seberang koloni Adem yang dibangun di lahan milik Palestina.

Abu Helwa menjelaskan, wilayah yang diincar mencakup sejumlah danau yang berdekatan dengan desa Juba dan wilayah Al-Raam tenggara. Ditegaskannya bahwa keputusan penyitaan tanah bertujuan untuk memperluas koloni permukiman israel.

Kota Hazma dikelilingi oleh 4 koloni israel, dan menjadi jalur utama yang menghubungkan antara Tepi Barat bagian utara dan selatan, serta salah satu gerbang utama untuk memasuki kota Al-Quds.

Menurut kordinator urusan permukiman di Tepi Barat utara, Ghassan Douglas, pasukan penjajah Israel telah menyerahkan surat penyitaan kepada penduduk desa Majdal.

Pada Kamis lalu, otoritas Israel juga menyerahkan surat penyitaan lahan di kota Yabut dan sekitarnya untuk pembangunan tembok rasial pemisah. (melayu.palinfo.com/admin)

%d blogger menyukai ini: