Para petani Palestina yang menggarap tanah yang berdekatan dengan pagar perbatasan dirugikan karena racun yang ditebar Israel lewat pestisida di atas tanaman-tanaman mereka.  Penjajah Israel menggunakan helikopter untuk menyemprotkan pestisida, yang racunnya terbawa oleh angin dan merusak hasil panen para petani Palestina di perbatasan timur Jalur Gaza.

Penjajah Israel beralasan penyemprotan pestisida di daerah perbatasan tersebut dilakukan untuk memusnahkan tanaman yang bisa menghalangi para tentara dan aparat keamanan penjajah Israel mengawasai dan memantau perbatasan. Akan tetapi faktanya adalah bahwa penyemprotan pestisida beracun merusak tanaman pertanian Palestina yang terletak lebih dari satu kilometer dari perbatasan.

Sebuah laporan hak asasi manusia menyatakan tindakan penyemprotan pestisida yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di perbatasan Jalur Gaza telah menyebabkan kerusakan luas pada ladang dan tanaman di dalam wilayah Jalur Gaza.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh kelompok riset yang berbasis di London menunjukkan bahwa tanah pertanian yang berada pada jarak lebih dari 300 meter dari perbatasan timur Jalur Gaza rusak, karena konsentrasi pestisida lebih tinggi dari yang diizinkan di Eropa, sehingga membuat tanah tersebut tidak cocok untuk ditanami. (palinfo.com/admin)

%d blogger menyukai ini: