Kementerian Luar Negeri Israel telah meluncurkan “kedutaan virtual” atau kedutaan online untuk meningkatkan dialog dengan negara-negara Teluk pada Selasa kemarin.

Kementrian Israel mengatakan bahwa Israel sedang meluncurkan halaman virtual berjudul ‘Israel di Teluk’ untuk mempromosikan dialog antara Israel dan negara-negara Teluk di arab. Kementrian Israel menginginkan adanya kontribusi antara rakyat teluk dan rakyat Israel dalam berbagai bidang.

Halaman Israel di teluk pertama kali diluncurkan pada Juli 2013, tetapi berhenti beroperasi pada Desember 2014. Juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Ofir Gendelman, baru-baru ini mendesak warga negara Teluk untuk mengikuti halaman itu untuk mempromosikan dialog antara kedua pihak.

Israel telah melakukan upaya normalisasi besar dalam beberapa bulan terakhir. Netanyahu dan tokoh-tokoh Israel lainnya mengunjungi negara-negara Teluk termasuk Oman, Bahrain dan Uni Emirat Arab. Meskipun Israel dan Amerika ingin menggambarkan upaya-upaya ini sebagai langkah positif menuju integrasi Israel ke wilayah tersebut, banyak yang menentang inisiatif tersebut.

Pada bulan November, sejumlah warga negara Teluk meluncurkan kampanye di jaringan media sosial untuk melawan upaya normalisasi dengan Israel, mereka memanggil Dewan Kerjasama Teluk  untuk menghentikan semua bentuk normalisasi dengan Israel. ( kiblat/admin)

%d blogger menyukai ini: