Saluran TV7 Israel pada hari Rabu kemarin mengungkapkan bahwa Israel telah menyetujui rencana untuk mendirikan sekolah yang berafiliasi dengan Departemen Pendidikan Israel. Sekolah itu akan didirikan di kamp pengungsi Palestina Shuafat dan desa Anata, di al-Quds, sebagai pengganti sekolah Badan Bantuan dan Pemberdayaan PBB untuk Pengungsi Palestina atau UNRWA.

Media Israel ini mengatakan, Rencana ini dipromosikan oleh walikota Israel di al-Quds Moshe Leon, dengan tujuan untuk mengurangi pengaruh dan eksistensi UNRWA di al-Quds Timur.

Patut dicatat bahwa sejak dua tahun yang lalu penjajah Israel mulai melakukan kampanye intens untuk melawan Badan Bantuan dan Pemberdayaan PBB untuk Pengungsi Palestina atau UNRWA. Masalah UNRWA ini sangat berkaitan dengan masalah pengungsi Palestina. Itulah yang menjadikan sebab lembaga PBB ini sebagai target untuk dilikuidasi. Karena dengan berakhirnya keberadaan UNRWA, berarti mengakhiri isu keberadaan pengungsi Palestina dan mengakhiri hak mereka untuk kembali ke tanah airnya.

Amerika dan Israel percaya bahwa kelangsungan eksistensi UNRWA bisa memperbarui adanya harapan bagi para pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah airnya. Dan ini merupakan bahaya besar bagi keberadaan Israel.

https://melayu.palinfo.com/

%d blogger menyukai ini: