Otoritas Israel telah memperbolehkan para anggota Knesset atau Parlemen Israel untuk memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha di Jerusalem Timur.

Menurut laporan Channel 7, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sementara memperbolehkan para anggota Knesset untuk memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha hingga Minggu depan. Keputusan itu terjadi setelah selama satu tahun setengah polisi melarang para anggota parlemen memasuki situs suci itu.

Pada Oktober 2015, Netanyahu melarang para pejabat memasuki kompleks Masjidil Al-Aqsa dalam upaya untuk meredakan perlawanan rakyat Palestina yang terjadi di seluruh Tepi Barat karena para pemukim ilegal Yahudi yang menyerang situs suci itu berulang kali.

Pada Maret 2017, media Israel melaporkan bahwa Netanyahu telah memutuskan untuk memperbolehkan para menteri kabinetnya dan anggota parlemen penjajah ini untuk memasuki kompleks tersebut setelah bulan suci Ramadhan, yang berakhir pada minggu lalu.

(Hidayatullah.com)

%d blogger menyukai ini: